Kegelisahan inilah yang melandaku beberapa bulan ini.
Jumat, 19 Juni 2015
Puasa Ramadhan Hari Kedua
Puasa ramadhan tahun ini saya jalani di daerah Seria. Tidak seperti tahun lalu yang terluntang-lantung di Kuala Belait sana. Syukur alhamdulillah keadaan setahun lalu berbeda jauh dengan keadaan yang sekarang. Meski begitu kondisi imanku saat ini masih jauh dari lebih baik dari setahun yang lalu, bisa dibilang tetap gitu gitu aja. Sehari-hari yang ada dikepala isinya hanya kenapa begini, begini, dan begini terus. Bagaikan tanaman yang setiap hari disiram, namun tetap tidak berkembang. Mati tidak berkembang pun tak tampak. Apakah ini yang dinamakan cacat iman? Sungguh aku takut dan khawatir.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar